DIY: Budget Bibimbap for a Sad Day




Apakah lo pernah mengalami keadaan saat lo baru menyadari semua ini merupakan salah lo, dan lo-lah sumber masalahnya? Atau lo merasa kecewa dan sakit hati atas sesuatu? Tenang, gue bersama lo kok. Gue baru aja mengalami hal itu. Perasaan tidak enak yang membuat lo jahat kepada diri lo sendiri. Perasaan yang membuat lo benci atau bahkan merasa bahwa lo pantas diperlakukan lebih buruk daripada itu. 

Kenyataannya adalah gak ada yang salah dengan perasaan yang lo rasakan. Akan tetapi, kita gak boleh berlarut-larut terpuruk dalam keadaan yang sama. Lantas apakah lo harus langsung bangkit? Enggak, take your time. Jangan dengerin apa kata orang tentang apa yang lo alami. Pelan-pelan. Gue tahu betul, perasaan seperti itu sangat sakit. Lo tahu diri lo, lebih dari orang-orang disekitar lo tahu tentang lo. Kalau memang lo pikir, lo gak bisa kontrol. Gue mohon dengan sangat, carilah pertolongan. Carilah pertolongan professional. Jangan pernah meremehkan hal-hal seperti ini. You deserve to be happy. 

Kalau gue pribadi, ketika gue sedang mengalami "relapsed" gue biasanya melakukan yang gue suka.  Kayak cari meme, nonton video/film/show lucu, baca buku/komik, dan baca memetwit. Tapi sebelum itu, gue melakukan self positive questions gitu. Dengan nanya-nanya hal yang baik ke dalam diri gue sendiri seperti: "Gimana kalo ternyata gue itu udah kerja dengan sangat keras? gimana kalo gue bisa ngelakuin hal itu?" Intinya tenangin diri dan atur pernafasan. Alhamdulillah, selama ini gue bisa mengkontrol emosi gue. Tidak kayak dulu saat gue gatau harus ngapain dan gue hanya diam mengasihani diri gue sendiri. Pathetic emang.

Namun kali ini berbeda. Setelah gue mulai menyadari bahwa gue mengalami "relapsed" yang agak parah sampai mau nangis di kelas yang lagi bahas agama konghucu. Gue pun bergegas pulang dan berpikir bahwa gue harus memberi hadiah kepada diri gue sendiri. Akhirnya gue kepikiran buat makan bibimbap. Tapi kenyataan gak memihak gue. Uang di dompet sisa sepuluh ribu. Dengan pergulatan hati yang cukup sengit, akhirnya gue memilih untuk membuat bibimbap DIY, Ya gimana ya, seporsi bibimbap di muj*igae harganya 40 ribuan. Tadinya gue mau aja menggandakan duit sebelas ribu jadi 40 ribu, tapi lilinnya ketinggalan di rumah. Gagal.

Bibimbap itu artinya nasi campur. Bahan yang harus ada itu sayuran, sumber protein, dan bumbu perasa (Gochujang dan minyak wijen). Setelah itu gue pun mampir ke warung sayur dekat rumah untuk membeli bahan-bahan seadanya.

Bahan bibimbap (Nasi Campur ala Korea) :
  1. Seikat bayam (Rp. 3000)
  2. Tauge seribu (Rp. 1000)
  3. ketimun 1 buah (Rp. 1000)
  4. Cabe rawit-jablay(i really don't know what it's name)-merah (Free!!)
  5. bawang putih & merah (Free!!
  6. seasoning (Gula/garam/minyak wijen) (Free!!)
  7. sebutir telur (Free!!
  8. Tahu (Free!!)
*Free!! : Bahan tersedia di rumah. 
  Cara membuat bibimbap sebenarnya gampang banget. Semua bahan dicampur jadi satu. Udah gitu doang. Tapi yang jadi masalah adalah :
  1. Gue gak suka gochujang, padahal ini main seasoning buat bibimbap
  2. gue gapunya kimchi yang jadi pelengkap bibimbap.
Diperjalanan menuju rumah gue mikir, apa yang bisa gue lakukan untuk mengganti gochujang. Dan jawabannya adalah "Bikin sambel aja sendiri". Bedanya gochujang sama sambel biasa yang paling mencolok adalah proses fermentasinya. Gochujang di fermentasi, sambel enggak. Yaudah deh, gue custom sambal gue sendiri. Dan inilah cara membuat bibimbap di rumah dengan uang kurang dari sepuluh ribu~
  1.   Cuci bersih semua bahan. Kecuali nasi yang udah matang.
  2. Bikin sambal. You know lah, cabe+bawang merah + bawang putih + ibu tiri+ gula +garam. Uleg, dan jadi. Sisihkan.
  3. kocok telur biar mengembang (biar gede aja telurnya, jadi serasa makan dua telur padahal mah satu). Tambahkan fiber creme (unsponsored- but if you want to endorse me, plz i need more fibre) dan garam. Goreng, sisihkan.
  4. Semua sayuran direbus pada air yang mendidih kurang dari 3 menit (blanching). Tiriskan.
  5. Campurkan semua bahan ke piring/mangkok. Platinglah dengan cantik biar bisa dipost di IG
  6. Masukkan sambal dan minyak wijen sesuai selera
  7. Aduk, makanlah, dan nikmati!

What to expect:
  1. Rasanya biasa aja. Enggak enak, tapi enak juga. Tergantung racikan lo aja. 
  2. Rasanya gak mungkin kayak rasa di restoran ataupun drama-drama korea
  3. Kalo lo masih gak puas, makanlah di restoran. Ingat, ini cuma tindakan penyelamatan bagi perut yang lapar, hati yang kosong, dompet yang kurus, dan BM yang membuncah
  4.  Nikmati proses membuat bibimbap ini. Karena lo gak pernah tahu, apa yang bisa lo temukan dalam prosessnya. 
Gue sendiri merasakan efek yang berbeda habis membuat dan memakan bibimbap ini. Gue merasa lebih tenang, bahagia, dan terkontrol. Seakan-akan gue baru mendapatkan doorprize sepeda motor dari kupon yang gue kirim ke p.o box sekian. Awalnya gue mengira hal ini terjadi karena gue merawat dan mengapresiasi diri gue. Tapi kata temen gue gini:

"In my view, it's simply because we realized that we could create something with our hands. Yes, creative action do relieve."
Tapi apapun itu, mau creativity, selfcare, selftreat, asalkan lo bahagia. Lakukanlah! You deserve happiness and you deserve a better life.


Comments

  1. bimbibab korea itu pecelnya jawa timur. hahahahahahahahahahahahahahaha.
    ku kalo ke mujigae pasti cuma makan toppoki aja~
    ulululu. ena :9

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahah beneer ya pecel tapi elite. mentimun dkk diiris tipis bener, antara hemat sama indah jadi mirip2 x) aku ke mujugae suka sundubu jigae enyaakk...

      Delete
    2. Kak Bena, percayalah, toppokki lotte lebih enak dibanding mujigae.

      Delete
  2. sambelnya gaada khususnya gitu mips?kalo di mujigae ada wortelnya ntuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. sambelnya biasanya mereka pake gochujang. Untuk wortel, duit aku kurang buat beli wortel :"(

      Delete
  3. Kalau dirumah itu enaknya gitu ya, Teh. Banyak freenya..hehe
    Eh, tapi saya di kost juga banyak free nya lho. Freehatin :D

    Membaca terlebih melihat foto masakannya membuatku kangen akan suasana rumah, apalagi masakan ibu..he

    ReplyDelete
  4. hhhaaaahhahaa.... bibimbap ala ala ini namanya, aku penasaran dengan cabe rawit jablay itu lho, emang benar adanya atau hasil pemikiran tiada batas penulis ini? :D

    hahahhahaa

    ReplyDelete
  5. aku kalo lagi ga punya duit biasanya bikin nasi goreng yang pedes, biar makannya lama soalnya kepedesen wkwkwk, tapi boleh juga resep bibimbapnya hihihi

    ReplyDelete
  6. Yeaay ada imbimba, belum pernah bikin dan belum pernah cobain, cuma seringliat aja di drakor, btw teknik relapsed-nya oke juga

    ReplyDelete
  7. hahaha hasil akhirnya mantab.. what to expect, tapi puas karena racikan sendiri. Gw sendiri sebagai cowokpun sering juga nyoba mau bikin apa gitu mix match dan hasilnya sih, ga enak! tapi yaudah puas aja walau ga bisa ngabisin, dan kalaupun abis, balas dendam makan menu yang mirip di restoran haha

    ReplyDelete
  8. Aaa, keren miftah nyoba sendiro. Kalau aku pasti belum berani. Apalagi diy makanam begini, takut ga bisa dimakan. Hehe. Lanjutkan eksperimennya dg menu lain Miftah.

    ReplyDelete
  9. Aku sama sekali belum nyoba bibimbap, bahkan makanan Korea yang aku coba dalam hidupku baru sekedar Samyang, atau apapun itu (mungkin aku pernah makan sesuatu dan secara tidak sadar ternyata itu makanan Korea). Tapi, mantap juga nih, bikin versi DIY, lumayan juga, bisa bikin dengan sedikit muatan lokal juga kan. Bisa juga ditambah dengan bumbu pecel, atau apalah itu. Salut!

    ReplyDelete
  10. Itu kenapa Ibu Tiri dibawa2. Kan kasian kalo gak punya, hahahah. Itu kalo aku, sambelnya sekalian kasih kencur, xixixi

    Makanan Korea keliatan enak. Tapi pernah tuh Pak Bosku yg dulu bawa Kimci dan disimpen lama banget. Duh baunya kulkasss

    ReplyDelete
  11. Bahan-bahannya mirip pecel atau lotek ya..ada sayur-sayurannya gitu.
    Kreatif deh, bisa buat sendiri makanan khas Korea di rumah. Coba menu yang lainnya lagi, Mbak. Siapa tau bisa buka rumah makan khas Korea hihihi...

    ReplyDelete
  12. Aku kira kayak nasi goreng, ternyata cuma dicampur doang ya. Pernah lihat nih di drakor Marry Me Now. Hehe

    ReplyDelete
  13. ini mah bibimbab ala anak kost2an yah hehe hemat tapi tetap nikmat dan bikin. kenyang

    ReplyDelete
  14. Hebat Mifta.
    Aku suka banget sama Quote terakhirnya.

    Dan memang yaa...
    manusia itu makhluk paling mulia ciptaan Allah.

    ((Bbimbap nyaaa...ku mauuu...))

    ReplyDelete
  15. bibimbap? hahahaha bahasanya lucukk. Tapi kayaknya enak nich, bisa dicoba ahhhhhhh

    ReplyDelete
  16. Dipikir2 kyk pecel haha. Btw pertama kali tau masakn ini di drama Full House, semua dicampurin, eh beneran gak ya itu?
    BTW makan emang jd sarana pelepas letih, baper dll yg murah meriah yaaaaaaa :D

    ReplyDelete
  17. kl sambelnya diganti sambel kacang, jd pecel ya bibimbap hehe ... tp emang sih ya, nikmatin proses ngebuatnya :)

    ReplyDelete
  18. Baru tau yang namanya Bibimbap. Mahal juga ya kalo di resto. Hehehe. Eh kayaknya aku tertarik buat coba bikin :)

    ReplyDelete
  19. Mirip pecel hehehe
    Klu lg bokek mending bikin nasgor.
    Banyakin bawang dan seledri..plus telur...enak

    ReplyDelete
  20. Kupikir itu tadi resep pecel atau gudangan gitu. Kupikir yg namanya bibimbap itu sejenis tomyum hahahaha katro gue

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular Posts